Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Senin, bergerak melemah disebabkan oleh dampak lanjutan dari pengumuman penyedia indeks pasar saham global. Yakni Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang membuka konsultasi terkait peluang perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia.
IHSG dibuka melemah 223,23 poin atau 4,31 persen ke posisi 4.961,88. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 28,06 poin atau 5,52 persen ke posisi 480,50.
Pada Jumat pagi waktu Indonesia, 16 Oktober 2026, MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar global mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia. Tepatnya dari emerging market ke standalone market.
MSCI menerima masukan dari pelaku pasar mengenai potensi reklasifikasi MSCI Indeks Indonesia tersebut. Yakni sampai pada tanggal 30 April 2027, dan akan mengumumkan keputusannya pada atau sebelum tanggal 30 Juni 2027 mendatang.
Sejumlah pakar memperkirakan hal ini akhirnya terjadi karena banyaknya pihak di bursa saham yang melakukan pengaturan harga di IHSG bahkan untuk masuk ke saham MSCI. Ditambah rumor akuisisi paksa dengan instrumen kekuasaan, hingga mimimnya transparansi di bursa. Sehingga IHSG dinilai tidak layak untuk direkomendasikan oleh MSCI.
