Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) kembali memasuki radar empat besar calon presiden 2024. Hal ini berdasarkan hasil survei nasional yang dipublikasi Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, Minggu (9/1/2022). Hasil survei menunjukkan tingkat elektabilitas AHY sebagai calon wakil presiden naik dari 9 persen pada November 2021 jadi 12 persen.
Banyak pihak sebelumnya sudah memprediksi hal ini akan terjadi di perpolitikan Indonesia. Dikarenakan sebagai oposisi Demokrat berhasil dengan baik memainkan perannya, bahkan sering kali disebut pemimpin oposisi di Indonesia.
Disis lain deputi Riset dan Survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Demokrat , Mohammad Jibriel menjelaskan, kenaikan elektabilitas AHY sebagai capres mencapai 6,8 persen, sebagai bukti kerja partai yang berdampak positif pada rakyat.
Jibriel menilai, ini merupakan hasil efektif dari prinsip Partai Demokrat yang berkoalisi dengan rakyat. Kinerja Demokrat di bawah kepemimpinan AHY menggalakkan kerja berbasis aspirasi publik. Dia juga menjelaskan, kinerja ini diterjemahkan menjadi Gerakan Nasional Peduli Demokrat (GNPD).
- Baca Juga : Ironis Harga Minyak Goreng Sawit Meroket Padahal Indonesia Penghasil CPO Terbesar di Dunia
Misalnya dengan secara konsisten Demokrat menolak RUU Cipta kerja yang dapat dinilai memberatkan masyarakat. Menolak RUU Minerba dan juga berada di garda terdepan dalam memberikan kritik membangun dalam penanganan pandemi Covid-19 yang kala itu terasa stagnan.
