Direktorat Jenderal Perkeretaapian “DJKA” Kementerian Perhubungan mencatat masih ada ribuan kilometer jalur kereta api yang saat ini tidak beroperasi alias nonaktif. Pemerintah sendiri sudah memiliki rencana untuk menghidupkan kembali beberapa jalur tersebut, namun masih terkendala anggaran.
Jalur-jalur yang tak lagi beroperasi tersebut sebenarnya sudah masuk dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional “RIPNas” hingga tahun 2030. Dalam dokumen perencanaan tersebut, ada sederet proyek reaktivasi yang disiapkan, termasuk di Pulau Jawa dan Sumatera.
- Baca Juga : Jual Beli Properti Harus dengan Akta Otentik
Namun demikian, realisasi dari rencana-rencana tersebut akan sangat tergantung pada alokasi anggaran pemerintah di tahun-tahun mendatang. Rencana Reaktivasi di Pulau Jawa Sampai 2030:
- Sukabumi-Cianjur-Padalarang
- Cicalengka-Jatinangor-Tanjungsari
- Cirebon-Kadipaten
- Banjar-Cijulang
- Purwokerto-Wonosobo
- Semarang-Demak-Rembang
- Ambarawa-Kedungjati
- Jombang-Babat-Tuban
- Kalisat-Panarukan
- Semarang-Demak-Juana-Rembang
- Madiun-Slahung
- Sidoaro-Tulangan-Tarik
- Kamal-Sumenep
Namun meski tekendala anggran revitalisasi jalur lama menjadi bagian dari prioritas jangka panjang sektor perkeretaapian nasional. Beberapa jalur sudah menjadi target reaktivasi yang direncanakan menunggu eksekusi.
